Bakti Sosial


Bakti Sosial

PPK PMII Gelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim di Kota Bekasi

Ditengah ancaman pademic Virus Covid 19, saat ini bangsa Indonesia juga sedang dilanda krisis ekonomi sebagai dampak berkepanjangan nya penyebaran virus Covid 19 yang mengakibatkan banyak masyarakat tidak dapat melaksanakan kegiatan usaha dan ekonomi nya secara optimal.

Dalam sambutannya, PMII meyampaikan pesan bahwa PMII harus bangkit dan tampil ditengah-tengah masyarakat guna peduli dan berbagi dalam membantu kesulitan ekonomi masyarakat.

'Untuk itu PMII harus bangkit dan tampil ditengah-tengah masyarakat guna peduli dan berbagi dalam membantu kesulitan ekonomi masyarakat,' demikian disampaikan oleh PMII muda, yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden sekaligus Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, dalam sambutannya pada acara kegiatan Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim Piatu PMII Kota Bekasi, bertempat Balai RW 013. Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu, (18/7/2020).

Pada kesempatan yang sama Sekretaris PDK PMII Jawa Barat, Ir.H.MQ.Iswara, meminta seluruh anggota PMii Muda Kota Bekasi, harus lebih dapat menunjukkan eksistensinya dalam berbagai kegiatan sehingga keberadaan PMII dapat menjadi bagian yang berperan penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan persoalan-persoalan yang terjadi di wilayah Kota Bekasi.

"PMII Kota Bekasi harus lebih dapat menunjukkan eksistensinya dalam berbagai kegiatan sehingga keberadaan PMII dapat menjadi bagian yang berperan penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan persoalan-persoalan yang terjadi di wilayah Kota Bekasi,'

PMII Rayakan Syukuran HUT ke-62

PMII merayakan syukuran hari ulang tahun ke-62 di kantor sekretariat DPP secara sederhana dengan dihadiri para senior dan pengurus, DPP dan PMII DKI Jakarta. Ketua Umum menyampaikan pesan kepada pengurus dan kader PMII di seluruh Indonesia bahwa memperingati ulang tahun ke-62 dimaknai dengan menjadikan PMII sebagai tulang punggung Indonesia

"Keluarga besar PMII telah mengakui bahwa PMII adalah organisasi yang besar, tapi jangan pernah puas karena soal historis tapi lebih kepada kelanjutannya, programnya dan sebagai sumber kader partai yang bisa menjadi pemimpin bangsa di pusat maupun di daerah. Pemikiran-pemikiran yang memang baik untuk membangun negeri ini, misalnya bagaimana untuk menghilangkan radikalisme, upaya-upaya deradikalisisasi meniadakan berpolitik dengan gaya politik identitas yang tidak memperkuat persatuan kesatuan bangsa tapi kita cari untuk yang memperkokoh, ini menjadi tugas kita semua," ujar Agung Laksono melalui keterangan, Sabtu (16/11/2019).

Menurutnya, PMII pada gilirannya tidak saja berfungsi untuk memperkokoh dan menjadi tulang punggung partai Golkar, namun harus mampu menjadi tulang punggung kehidupan berbangsa masyarakat dan negara.

"Tapi pada gilirannya tidak saja memperkokoh dan tidak saja menjadi tulang punggung partai Golkar tapi juga bisa menjadi tulang punggung dari kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara," katanya.

Pada Munas Golkar tanggal 4,5, dan 6 Desember 2019 mendatang PMII telah memberikan dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk menjadi ketua Golkar, namun akan memberikan pemikiran-pemikiran untuk meninjau undang-undang pemilu.

"tanggal 4, 5,6 desember,kami dalam munas bukan saja ikut menjadi peserta biasa, tapi PMII juga melihat dari fungsi dan kewenangan dari munas, tidak saja untuk memilih ketua umum dan pengurus membentuk dpp baru, memang kami sudah memberikan dukungan kepada Airlangga tapi tidak berpaku saja disitu, kami sudah mempersiapkan pemikiran-pemikiran misalnya tentang perlu peninjauan terhadap undang-undang pemilu terasa banyak yang kita alami misalnya banyak yang meninggal di tps-tps, ini harus kita pikirkan bersama," pungkas Agung.